Kamis, 24 Desember 2009

STRATEGI PEMASARAN PRODUK GLOBAL COCA‐COLA COMPANY

STRATEGI PEMASARAN PRODUK GLOBAL
COCA‐COLA COMPANY


I. IDENTITAS DAN PROFIL PERUSAHAAN
Address
The Coca-Cola Company
One Coca-Cola Plaza
United States-Map
Phone: 404-676-2121
Fax: 404-676-6792
Web Site : http://www.cocacola.com
www.thecoca-colacompany.com
Details
Index Membership : Dow Jones Composite
Dow Industrials
S&P 100
S&P 500
S&P 1500 Super Comp
Sector : Consumer Goods
Industry : Beverages-Staff Drinks
Full Time Employes : 92.400

Coca-cola merupakan perusahaan minuman terbesar di dunia. Coca cola menjual empat dari lima top minuman non alkohol sedunia, diantaranya: Cocacola, Diet coke, Sprite, dan Fanta. Coca cola mempekerjakan 71.000 orang dilebih dari 200 negara. Coca cola kurang lebih memproduksi 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman. Produk-produk coca cola didistribusikan melalui restoran dan toko makanan, serta pemasok. Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8 Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yang kemudian dikenal sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligus akuntan John, menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa dua huruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Kemudian, ia menciptakan nama dengan huruf-huruf miring mengalir, Spencer, dan lahirlah logo paling terkenal di dunia. Dr. Pemberton menjual ciptaannya dengan harga 5 sen per gelas di apotiknya dan mempromosikan produknya dengan membagi ribuan kupon yang dapat ditukarkan untuk mencicipi satu minuman cuma-cuma. Pada tahun tersebut ia menghabiskan US$46 untuk biaya periklanan. Pada tahun 1892, Pemberton menjual hak cipta Coca-Cola ke Asa G. Chandler yang kemudian mendirikan perusahaan Coca-Cola pada 1892. Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Bendabenda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan. Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanya tidak mendorong penggunaan kata Coke, bahkan konsumen dianjurkan untuk membeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuai namanya secara lengkap; nama sebutan hanya akan mendorong penggantian produk dengan kata lain". Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke, dan akhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itu juga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama dengan Coca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar.

II. VISI DAN MISI PERUSAHAAN
 Visi
Visi kami menyediakan kerangka Roadmap kami dan pedoman setiap aspek dari bisnis kami dengan menggambarkan apa yang kami butuhkan untuk menyempurnakan untuk melanjutkan menuju keberhasilan yang mendukung, kualitas pertumbuhan.
• People : Be a great place to work where people are inspired to be the best they can be.
• Portfolio : Bring to the world a portfolio of quality beverage brands that anticipate and satisfy people's desires and needs.
• Partners : Nurture a winning network of customers and suppliers, together we create mutual, enduring value.
• Planet : Be a responsible citizen that makes a difference by helping build and support sustainable communities.
• Profit : Maximize long-term return to shareowners while being mindful of our overall responsibilities.
• Productivity : Be a highly effective, lean and fast-moving organization.

 Misi
Our Roadmap starts with our mission, which is enduring. It declares our purpose as a company and serves as the standard against which we weigh our actions and decisions.
1. To refresh the world...
2. To inspire moments of optimism and happiness...
3. To create value and make a difference.

III. DIVISI
Segmen Operasi perusahaan Coca-cola mencakup:
1. Afrika
Afrika merupakan sektor privat dengan jumlah karyawan terbesar yaitu 55.000 karyawan. Pendapatan operasi dari coke pada divisi Afrika turun dari 4,8 % menjadi 4,6 % pada tahun 2006.
2. Asia Tenggara dan Timur dan Pasifik
Keuntungan divisi dari kesuksesan pada 2006 berasal dari Coca-Cola Zero pada penjualan di Australia dan Thailand.
3. Uni Eropa
Divisi ini mengalami peningkatan pertumbuhan senilai 6 persen dari tahun 2005 ke tahun 2006. Faktor-faktor keberhasilan wilayah ini diraih dari kombinasi dari produk-produk baru, pengemasan yang inovatif, dan kolaborasi dengan para konsumen.

4. America Latin
Tiga pasar terbesar Coke diantaranya ialah United States, Mexico, dan Brazil. Portofolio minuman mendapatkan poin 7 persen pada tahun 2006 dimana perusahaan melihat pada pengembangan garis produk. Fokus Coke di Amerika Latin ialah pada penambahan air, jus, dan minuman olahraga.
5. Amerika Utara
Perusahaan telah mencapai keberhasilan dalam pengimplementasian produk “MyCoke Rewards” yang melibatkan sekitar 3,5 juta subjek yang berpastisipasi, dimana lebih baik dari 1,5 juta penghargaan yang dinyatakan. Coke menerapkan uji pemasaran kopi/teh dimana Coke menyalurkan via tekkknologi “Far Coast Brand” dimana merupakan konsep toko yang pertama kali dibuka di Toronto, Kanada pada tahun 2006.
6. Asia Utara, Eurasia, dan Timur Tengah
Divisi ini pada tahun 2006 telah memproduksi 11 persen unit volum kasus meningkat untuk Coke. Coke adalah penjual terbaik minuman non-alkohol di Rusia dengan 22 persen pertumbuhan volum kasus pada tahun 2006.
7. Bottling Investment
Coke meningkatkan investasi pada bottling investment. Segmen ini memiliki kinerja yang baik untuk Coke di tahun terakhir. Coke telah memfokuskan pada desain “road to market” dan optimisasi pada infrastruktur operasi bottling di India.

IV. MARKETING MIX PERUSAHAAN
1. Produk
Coca-Cola Company's produk termasuk minuman konsentrat dan sirup, dengan produk utama minuman. Usaha telah lebih dari 300 merek minuman di seluruh dunia dengan yang utama menjadi Coke, Fanta, Lift, Sprite, Frutopia 100% Fruit Juice, and PowerAde. The Coca-Cola Company packages its beverages into plastic bottles of sizes 2 litres, 1.25 litres, 600mL and 300mL. Coca-Cola Company paket dengan minuman dalam botol plastik ukuran 2 liter, 1,25 liter, 600ml dan 300ml. These are also available in aluminium cans of 375mL. Ini juga tersedia dalam aluminium kaleng 375mL. Coca-Cola adalah merek dagang paling terkenal, diakui oleh 94 persen dari populasi dunia. Bisnis sangat sukses dan memiliki reputasi yang sangat baik.
2. Price
Harga Coca-Cola produk bervariasi sesuai dengan merek dan ukuran. Harga produk utama ditunjukkan di bawah ini.
ProductSizePrices (approx. not on sale prices)
Coke, Fanta, Lift, SpriteCoke, Fanta, Lift, SpriteCoke, Fanta, Lift, SpriteCoke, Fanta, Lift, SpriteCoca-Cola soft drinksCoca-Cola soft drinksPowerAde2L bottle1.25L bottle600mL bottle300mL bottle375 x 30 cans375 x 18 cans ---$2.57$1.35$2.10 - $2.30$1.30$17.87$12.98$2.80
3. Promotion
The business uses a range of promotional activities, shown in the table below. Promotional strategyExplanation of promotional strategy
AdvertisingThe Coca-Cola Company uses advertising as its main source of increasing consumer awareness. It mainly uses the television. There are many television advertisements on Coca-Cola products. This source allows the company's products to reach a large audience.The latest television advertisement for Coca-Cola soft drinks was the 'You know you want it' advertisement. One of the older one are ' If you drink it, you get better of life' The company also uses the radio as another source of advertisement. This is a cheaper source of approach compared to the television.Recently, the company benefited from its involvement in the world's celebrated games such as the Olympics and the FIFA World Cup. Where millions were watching these games,the business had substantial advertising and promotions of the company's brands.The cost of advertising over the past 3 years is shown in Fig. (11).Cost ($ mil) YearFig. (11) The Coca-Cola Company's advertising costs
Personal sellingEvery year, The Coca-Cola Company has a highly trained sales team, which acts as a representative of the company to the retailers. This strategy helps to maintain service and product loyalty. It has been demonstrated bythe business to be highly effective.
Publicity In February 2003, Vanilla Coke was released to the media as a news brief outlining the huge profit achieved by the business (from the Sydney Morning Herald 14th February 2003). This helped The Coca-Cola Company to strengthen the image of the business's products.
4. Place
The Coca-Cola Company sells its products to bottling and canning operations, distributors, fountain wholesalers and some fountain retailers. These then distributes them to retail outlets, milk bar and corner stores, restaurants, petrol stations and newsagents. Wholesalers/distributors, Retail/corner stores, Restaurants, petrol stations,Consumers.
Intensive distributionThe Coca-Cola Company uses the intensive distribution strategy. The business's products are sold in almost every outlet including: •retail outlets •small shops •restaurants •petrol stations •newsagents •schools •sports and entertainment venues•from vending machines.

V. KEKUATAN DAN KELEMAHAN PERUSAHAAN
 Kekuatan Perusahaan
1. Menguasai pangsa pasar dunia
2. Beroperasi hingga lebih dari 200 negara
3. Memproduksi 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman
4. Bermarkas di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat
5. Perusahaan minuman terbesar sedunia
6. Sebagai inovator dalam industri soft drink
7. Melakukan bottling investment dengan beberapa investee
8. Mempunyai struktur organisasi yang sangat baik
9. Memiliki kepopuleran merk yang tinggi dan dikenal oleh masyarakat sedunia
10. Memiliki divisi di beberapa Negara
11. Nomor 1 dalam penjualan minuman jus dan Nomor 1 dalam penjualan minuman teh dan kopi
12. Coca Cola memenangkan penghargaan untuk kategori kemasan kaleng dari jenis produk yang paling inovatif dan atraktif.
13. Perbedaan geografi perusahaan memberikan keseimbangan
14. Memiliki social responsibilities yang sangat baik
15. Net operating revenue tumbuh 4% menjadi $24.1 billion, dan operating income tumbuh 4% menjadi $6.3 billion

 KELEMAHAN PERUSAHAAN
1. Inovasi dan ekspansi yang lambat dalam mengatasi pesaing dan memenuhi keinginan pasar.
2. Coca Cola hanya berbasis pada kategori minuman dan belum merambah ke sektor lain.
3. Bagan struktur organisasi yang tidak mencakup semua jabatan yang ada.

VI. PENILAIAN EXTERNAL PERUSAHAAN
 Identifikasi Pesaing Perusahaan
Pesaing utama dari Coca-cola Company (industri softdrink) adalah perusahaan PepsiCo. PepsiCo merupakan pesaing yang sangat sengit di dalam dua pertumbuhan tercepat dalam kategori industri minuman. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1965. PepsiCo memperoleh 60 persen pendapatannya dari snack division. PepsiCo diperingkat 19 diantara perusahaan yang paling dikagumi di Amerika. PepsiCo terdiri dari sekitar 168.000 karyawan dan pada tahun 2006 memiliki pendapatann lebih dari $35 billion. PepsiCo mendirikan bisnisnya di Amerika Utara, Amerika Latin, Eropa, the Middle East, Africa dan Asia Pasifik. Volume minuman PepsiCo naik sebesar 7 persen di timur tengah, Argentina, China dan Brazil pada tahun 2006. Meksiko dan Rusia adalah dua pasar kontribusi yang kuat untuk PepsiCo. Schweppes Cadbury adalah perusahaan penjualan gula terbesar sedunia. Mempekerjakan sekitar 60.000 asosiasi. Perusahaan ini adalah pemenang Britain’s most admired award company pada tahun 2004.
Pepsi-Cola Company yang berdiri sejak 1898, sudah melakukan ekspansi bisnis ke beberapa produk makanan. Merger dengan Frito-Lay pada 1965 menandai lahirnya nama PepsiCo, sebagai payung perusahaan. Kemudian PepsiCo mengakuisisi Tropicana pada 1998, dan 2001 melakukan merger dengan The Quaker Oats Company, termasuk Gatorade. Hingga sekarang, PepsiCo sudah mempunyai lima merek besar – yaitu Frito-Lay, Pepsi-Cola, Quaker, Gatorade, dan Tropicana. Merek-merek ini membawahi produk-produk PepsiCo yang variatif, sesuai kebutuhan dan pilihan konsumen, dari produk yang fun hingga produk ala hidup sehat. Mekanisme pemasaran produk PepsiCo dilakukan melalui empat departemennya, yaitu Frito-Lay North America, PepsiCo Beverages North America (PBNA), PepsiCo International, dan Quaker Foods North America.

• Peluang Perusahaan
1. Meningkatnya gaya hidup beberapa konsumen akan softdrink
2. Pendistribusian produk yang mudah ke berbagai daerah karena luasnya jaringan
3. Kerjasama dengan berbagai pihak
4. Pengembangan produk baru jenis makanan
5. Pertumbuhan iklan di internet karena penggunaan internet telah meningkat

• Ancaman Perusahaan
1. Banyak konsumen yang mulai meninggalkan minuman berkarbonasi
2. Di beberapa negara seperti India melarang penjualan coca-cola
3. Invasi AS ke Irak yang mempengaruhi penjualan coca-cola
4. Tingginya harga bahan mentah
5. Kesulitan mengatur seluruh anak perusahaan sedunia
VII. Kesimpulan
Sebagai merek yang umurnya sudah lebih dari satu abad, Coca Cola membutuhkan penyegaran baru. Strategi pemasaran Coca Cola dinilai kuno, dengan inovasi dan ekspansi yang lambat dalam mengatasi pesaing dan memenuhi keinginan pasar. Coca-Cola saat ini membutuhkan penyegaran baru sehubungan dengan beberapa masalah yang dihadapinya. Salah satunya adalah kelambatan Coca Cola menyesuaikan keinginan pasar yang mulai meggemari minuman yang lebih sehat. Permasalahan yang dihadapi Coca Cola saat ini adalah bertahan di tengah peralihan masyarakat dunia yang mulai meninggalkan minuman berkarbonasi dan beralih ke jenis-jenis lain yang sedang ngetrend, seperti teh, jus, minuman olahraga, dan air mineral.
Banyak yang harus dibenahi dalam strategi perencanaan dan pemasaran Coca Cola agar bisa bersaing dengan perusahaan sejenis. Misalnya Pengembangan Pasar dimana perusahaan memperkenalkan produk saat ini ke area geografis yang baru, Diversifikasi Konsentrik dimana perusahaan menambah produk baru yang masih berkaitan dengan produk lama dan Strategi Kepemimpinan Harga dimana perusahaan berusaha menjadi perusahaan yang berbiaya rendah karena semakin tingginya tingkat persaingan.
Kekuatan merek sebaiknya ditunjang dengan promosi yang kontinuitas, ekspansi pasar, dan inovasi produk yang terukur.

LAMPIRAN PRODUK
Brand Name: Coca-Cola
Drink Type: Soft DrinkAvailable in the following flavors: Cola, Cola Green Tea, Cola Lemon, Cola Lemon Lime, Cola Lime, Cola Orange and Cola Raspberry.
New Coke (den nye og søtere
Cola’n som kom i 1985,
en av tidenes største flopper).

















16 komentar:

  1. like this. :)

    BalasHapus
  2. asiik dpt materi ..

    BalasHapus
  3. nice for ur modul...let me know ur information...

    BalasHapus
  4. thx girl for you'r info...

    BalasHapus
  5. Mantaps Gan ^_^

    BalasHapus
  6. ijin nyedot buat nambah materi sist

    BalasHapus
  7. alhamdllah dpt tmbhan materi :)

    BalasHapus
  8. Aldllah dapat membantu,
    thanks...

    BalasHapus
  9. makasi ya sis dah bntu gw buat tugas (^_^)

    BalasHapus
  10. cocok buat bahan presentasi minggu ini, tq sis

    BalasHapus
  11. terimakasih infonya

    BalasHapus
  12. makasih bantuan nya udah nyediain data ini buat ngerjain tugas kuliah tentang manajemen pemasaran

    BalasHapus
  13. Hey I know this is off topic but I was wondering if
    you knew of any widgets I could add to my blog that automatically tweet my newest twitter updates.
    I've been looking for a plug-in like this for quite some time and was hoping maybe you would have some experience with something like this. Please let me know if you run into anything. I truly enjoy reading your blog and I look forward to your new updates.

    Here is my web blog; http://jerkoffencouragement.org/

    BalasHapus
  14. kayak pngen jerit qhu stelah dpet nie... mklasih eaa.....

    BalasHapus

The Day's Today