Senin, 28 Desember 2009

Bisnis Dari Waralaba

WARALABA

Waralaba adalah suatu pengaturan bisnis dimana sebuah perusahaan (franchisor) memberi hak pada pihak independen (franchisee) untuk menjual produk atau jasa perusahaan tersebut dengan peraturan yang ditetapkan oleh franchisor. Franchisee menggunakan nama, goodwill, produk dan jasa, prosedur pemasaran, keahlian, sistem prosedur operasional, dan fasilitas penunjang dari perusahaan franchisor. Sebagai imbalannya franchisee membayar initial fee dan royalti (biaya pelayanan manajemen) pada perusahaan franchisor seperti yang diatur dalam perjanjian waralaba.

Waralaba dapat dianalogikan sebagai perpaduan bisnis “besar” dan “kecil”. “Besar:” mewakili kekuatan serta sumber daya sebuah perusahaan besar, dan “Kecil” sebagai gambaran komitmen individual. Kegiatan waralaba menawarkan wirausaha dengan resiko paling kecil, waralaba memberikan kesempatan bagi: orang-orang untuk terjun memiliki bisnis sendiri perusahaan-perusahaan untuk melakukan ekspansi atau pembukaan cabang secara efektif tanpa memunculkan overhead yang tinggi dan kerumitan manajemen yang biasanya berkaitan dengan pendirian sebuah cabang perusahaan untuk mengubah sistem cabang atau agensinya menjadi mesin pemasaran yang ramping dan tangguh.
Memulai bisnis baru bagi sebagian orang apalagi masih pemula adalah sesuatu yang berat dan resiko gagal selalu ada. Dilain sisi, untuk memulai usaha waralaba juga tidak diperlukan modal bisnis. Beruntunglah ada alternatif lain, yaitu menjadi distributor MLM misalnya.
Banyak orang memandang negatif strategi marketing MLM. Padahal sebenarnya bisnis ini hanyalah salah satu bentuk strategi marketing dengan sistem waralaba, tetapi dalam skala kecil dan dengan modal yang kecil pula. Masing-masing anggota merupakan distributor resmi yang terikat pada kewajiban tertentu dan juga memiliki kebebasan tertentu sesuai dengan aturan main perusahaan induk. Sama halnya dengan retailer waralaba besar seperti KFC, Mc Donald, atau binatu Laundrette.
Memilih Waralaba pada awalnya waralaba dimulai dari keberhasilan usaha dari pemilik merek atau franchisor. Kemudian, franchisor akan menularkan keberhasilan usahanya - misalnya restoran siap hiding dengan ciri tersendiri - kepada franchisee. Franchisor sebelumnya telah melakukan dan membuat satu formulasi standar untuk sukses sesuai dengan pengalamannya. Formula kesuksesan yang telah dimiliki franchisor kemudian di-kloning kepada franchisee. Beberapa hal perlu dipertimbangkan ketika seseorang memutuskan untuk terjun ke dalam bisnis waralaba.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

The Day's Today